Jumat, 02 September 2016

Setelah Diancam Sanksi Menpora, PT GTS Buru-buru Urus Izin Pemain Asing



WWW.381BET.NET - Menpora mengancam menjatuhkan sanksi pada PT GTS terkait banyaknya pemain asing yang tak punya izin kerja. Kini PT GTS buru-buru menuntaskan kewajiban yang lalai mereka lakukan itu.

Meski belum memutuskan, Imam Nahrawi menyebut akan menjatuhkan sanksi dan melakukan evaluasi pada PT GTS. Ancaman itu dilontarkan Imam setelah diketahui ada banyak pemain di Torabika Soccer Championship (TSC) yang tidak memiliki izin kerja resmi di Indonesia.

[Baca Juga: Ada Pembiaran Pemain Asing Ilegal, Menpora Akan Sanksi PT GTS]

Direktur Kompetisi dan Regulasi PT GTS, Ratu Tisha Destria, menegaskan bahwa pemain-pemain asing yang saat ini visanya masih aktif diminta agar klub segera mengurus KITAS-nya. 

"Pemain yang visanya habis pengesahan di-hold. Untuk pemain yang visanya masih hidup, tetap poses KITAS-nya harus segera dijalankan. Kami memberikan deadline paling lambat tanggal 8 September. Hal ini sudah kami beritahukan kepada klub. Kalau tidak, maka pengesahan akan dicabut," kata Tisha kepadadetiksport, Jumat (2/9).

Bursa transfer pemain asing memang masih dibuka hingga 16 September mendatang. Sebelum tenggat waktu itu, GTS berharap tidak ada lagi pemain asing tanpa KITAS.

Keberadaan pemain asing ilegal tersebut terbongkar setelah Save Our Soccer merilis temua fakta bahwa ada 81 pemain asing dari 11 klub yang tidak memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara/Terbatas (KITAS). 

Klub menolak disalahkan atas masalah ini dan menyangkal dianggap lalai dalam urusan administrasi kenegaraan karena mereka hanya mengikuti standar yang telah ditetapkan oleh operator (PT GTS). Sementara PT GTS sendiri sebelumnya sempat menyebut bahwa mereka sudah mengingatkan klub. 

Sedangkan BOPI juga menolak disalahkan. Mereka mengklaim sudah memperingatkan operator dan membantah bahwa mereka tidak berperan aktif. 

0 komentar:

Posting Komentar